Real Madrid Menari di Atas Penderitaan Barcelona

Posted on
Jakarta, CNN Indonesia —

Barcelona kalah 1-3 dari Real Madrid dalam laga El Clasico di Camp Nou. Alih-alih menyalahkan VAR dan juga drama Sergio Ramos, Barcelona lebih pantas mengkhawatirkan kesiapan mereka, paling utama lini belakang buat menghadapi waktu ini.

Lini belakang Barcelona pantas menjadi pihak yang disalahkan di balik kekalahan menyakitkan dari Real Madrid di El Clasico kali ini. Bek-bek Barcelona tak berhasil menunjukkan tembok yang tebal buat menghalau gempuran Madrid.

Hal tersebut masih ditambah oleh kecerobohan-kecerobohan yang dilakukan akibatnya Sergio Ramos yang penuh trik dan juga pengalaman dapat mengoptimalkan hal itu sama baik.

Pada menit kelima, lini belakang Barcelona telah ketiadaan fokusnya dalam mengestimasi gempuran Real Madrid.

Serangan Los Blancos sejatinya mudah, namun sesudah itu jadi berbahaya karna koordinasi lini belakang Barcelona yang lemah.




Barcelona's Lionel Messi fights for the ball against Real Madrid's Sergio Ramos during the Spanish La Liga soccer match between FC Barcelona and Real Madrid at the Camp Nou stadium in Barcelona, Spain, Saturday, Oct. 24, 2020. (AP Photo/Joan Monfort)Lionel Messi tidak dapat berbuat banyak di El Clasico kali ini. (AP/Joan Monfort)

Petaka bermula dari operan Nacho Fernandez ke arah Karim Benzema. Marco Asensio bergerak di sisi kiri pertahanan Barcelona saat Benzema mulai menggiring bola. Tidak ada keinginan dari pemain Barcelona buat langsung menutup pergerakan Benzema. Mereka semua hanya membayangi.

Kesalahan Barcelona, mereka tak memandang Valverde berlari kilat dari tengah lapangan. Sergio Busquets tak kokoh mengejar, Pique berupaya menutup Benzema, dan juga Clement Lenglet malah mewaspadai Asensio yang terletak di sisi luar.

Alhasil, satu umpan terobosan dari Benzema membuat Valverde berdiri leluasa di kotak penalti. Penyelesaian apik membuat Real Madrid unggul 1-0.

Setelah berhasil menyamakan skor jadi 1-1Kesalahan kedua lini belakang Barcelona kembali menguntungkan Real Madrid di babak kedua, tepatnya di menit ke-62.

Dalam sepak bola era VAR, pemain bertahan tentu tidak lagi dapat iseng dan juga jahil dalam mengawal lawan tercantum lewat tarikan pakaian. Bila mereka berjumpa lawan yang pandai bersandiwara kayak Sergio Ramos, mereka bakal celaka.




Banner Live Streaming MotoGP 2020

Merasa kaus miliknya ditarik Lenglet, Sergio Ramos melangsungkan hal terbaik yang dapat dilakukan. Terjatuh sama penuh drama walaupun tarikan itu tidak sangat kokoh dan juga ia dalam kondisi tidak menguasai bola.

Setelah momen itu, Madrid melangsungkan keluhan dan juga memohon wasit memandang VAR. Dalam siaran ulang, wasit Juan Martinez Munuera tentu memandang bahwa memang ada tarikan pakaian yang dilakukan Lenglet ke Sergio Ramos.

Wasit jelas dapat menunjuk titik putih sama asumsi tarikan pakaian itu dapat mengusik upaya Sergio Ramos buat menyongsong umpan.

Sergio Ramos menuntaskan aksinya sama sempurna karna eksekusi penalti yang dikerjakannya sukses menggetarkan gawang. Sergio Ramos sama cerdik memanfaatkan kecerobohan Lenglet yang semestinya tak perlu melangsungkan tarikan.

Gol Sergio Ramos jelas krusial karna membuat skor jadi 2-1. Pada kondisi 1-1, Barcelona sempat menggedor pertahanan Real Madrid dan juga menciptakan beberapa peluang berbahaya.




Barcelona's Ansu Fati celebrates with team mates scoring his side's first goal during the Spanish La Liga soccer match between FC Barcelona and Real Madrid at the Camp Nou stadium in Barcelona, Spain, Saturday, Oct. 24, 2020. (AP Photo/Joan Monfort)Barcelona hanya dapat cetak satu hasil lewat Ansu Fati. (AP/Joan Monfort)

Sementara sehabis tertinggal 1-2, Barcelona malah tak banyak memperkenalkan ancaman. Real Madrid malah menjadi pihak yang bernafsu buat mendapatkan hasil ketiga di sisa waktu yang ada.

Lini belakang Barcelona yang kurang baik kian diperlihatkan secara telak pada hasil ketiga Real Madrid.

Neto, yang sebelumnya melangsungkan beberapa penyelamatan gemilang malah ikut membuat kesalahan. Bola yang coba ditangkapnya saat berduel sama Vinicius Jr. lepas.

Rodrygo lalu mendesak bola ke arah Modric. Modric sesudah itu mempermainkan Neto sebelum menendang ke gawang yang coba ditutup oleh Pique dan juga Sergino Dest. Modric mencetak hasil dan juga Real Madrid kembali sama skor 3-1.

Barcelona boleh tidak terima sama kekalahan ini dan juga menunjuk VAR menjadi kambing hitam, namun sebelum itu mereka wajib lebih dulu menyadari bahwa lini belakang mereka memang betul-betul memprihatinkan.

(jun)

[Gambas:Video CNN]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *